Skip to main content

Posts

Pada Tuhan dan Tuan

  Tuhan… Seringkali aku keliru Aku tak mampu mencari tahu Mana suara-Mu, mana suara yang lain Aku tak tahu Apa Kau yang berkata maju Atau yang lain sedang menyuruhku Apa Engkau yang mematahkanku Atau yang lain sedang mengganggu alam pikirku   Tuhan… Seringkali aku katakan aku kecewa Bukan… mungkin aku belum mengerti Mungkin aku marah Tidak, aku hanya tidak mengerti   Tuhan dan Tuan… Mereka berkata padaku Setiap kami dibentuk dari rusuk Adam Lalu Tuhan… Kenapa tak Kau kembalikan saja aku pada pemilikku? Pada yang memang berhak menjadi rumahku Aku lelah, Tuan… Harus selalu bertamu pada rumah yang bukan tempatku Aku ingin pulang, Pada rumah yang memang seharusnya menaungiku   Oh… mereka katakan padaku Aku perlu mempelajari banyak hal lebih dulu Menyelesaikan semua mata pelajaranku Sebisaku tentu Namun, mereka berkata padaku Halaman bukuku masih banyak Aku tidak pernah benar-benar tahu Seberapa tebal buku ...

In English They Say, In My Words I Say... Part 1

In English they say... "I'm here for you"   In my words, I say... "I do have the glue to mend the broken pieces of your heart, and... I am willing to help you fix it But I do know,  You won't allow me to do so 'Cause you...  You still hold that broken pieces so dearly So, whatever it is you feel the best for yourself, Just please do it One thing I know for sure,  Let the pain completely destroy you Don't resist, or even fight it I just can pray that God let the flowers grow in between those brokenness Not for me, but only for you And when you finally feel liberated  You always know where to find me I'm there, always...  

Half Time: Mari Berjeda

  Udah dua minggu lebih ini aku nggak buka Instagram (Yey!! Ternyata aku bisa, hahaha... *aku bangga 😎 ). Bukan apa-apa, terakhir aku buka, alogaritma Instagramku nggak baik. Selain itu, baru aku sadari kalo kapasitas kepalaku saat ini ternyata tidak cukup punya banyak ruang kosong untuk menampung pikiran-pikiran baru (yang lama-lama buang makanya jangan ditampung terus,  Malih!!!).  Di samping itu, terakhir kali aku  log in,  aku sedang ada di mode harus mengurusi dan menyelesaikan banyak hal, dan kebetulan berbarengan dengan datangnya masa  premenstrual syndrome  (tau sendiri kan perempuan kalo lagi PMS rasanya gimana, orang nafas aja bisa jadi salah  😅 ). Semua hal itu tentunya adalah kombinasi ciamik untuk membuat diri merasa begitu buruk ketika kena alogaritma Instagram yang tidak terlalu baik. Bawaannya bikin  mood drop  dan akhirnya  overthinking . Ujung-ujungnya tanpa sadar  negative vibes ku  leaking  ...

Obrolan Kecil Bersama Ibu dan Bapak

Suatu kali.. di sela seruputan kopi pagiku, aku bilang pada Ibu dan Bapak: "Hidupku kok sepertinya selalu berputar di lingkaran yang itu-itu saja yah. Polanya tetap sama. Rasanya bahkan aku tidak ingin mengupayakan apapun. Ibaratnya kalau ada orang bilang kalau ayam itu kakinya tiga dan bisa terbang lebih tinggi dari elang,  aku sama sekali sudah tak punya keinginan untuk sanggah. Pasti ku jawab iya. Energiku rasanya habis bahkan untuk meluruskan common sense sederhana seperti itu"  Lalu... tiba-tiba ibu bilang: "Kamu itu nanti pasti bertemu badai, badaimu di depan nanti pasti lebih kencang. Kalau dengan angin kecil begini saja kamu kalah, nanti bagaimana kamu sanggup melawan badai?" Lalu Ibu melanjutkan: "Kemana yah perginya anak perempuan ibu yang biasanya tangguh dan pantang menyerah itu?" Tidak lama Bapak bergumam pelan: "Kamu itu tidak sabaran. Percaya saja waktunya Tuhan. Kalau sudah waktunya Tuhan, siapa yang bisa menahan lajunya." Dan aku...

Makasih yah 2023, Hai Hallo 2024!

Sponsored by kerikil skenanya Kopitagram Bandung Hi! Lama tak jumpa. Tau nggak, huruf pertama tulisan ini aku tulis di 00.00 menuju tahun 2024 (penting banget ya?). Kesannya kayak disengajain banget yah biar dapet momennya. Padahal sebenernya nggak juga lo. Sebenernya aku nulis karena aku nggak bisa tidur (padahal udah rencana banget tidur cepet biar pagi di tahun baru bisa ku isi dengan ngerutinin jogging pagi lagi). Tapi ya mau gimana, matanya nggak mau merem. Sebenernya juga tiga bulan belakangan jadwal tidurku balik kacau. Ini ngefek juga ke rutinitasku yang lain (yang tadinya udah mulai kek orang sehat dan bener, haha). Aku mulai sering skip olahraga, makan berantakan, ngopi tiap hari dan berakhir dengan mata panda yang makin kentara (gimana mau glowing coba? Katanya kau mau glowing hey!). Oke, selagi rang-o-rang pada dar der dor di luar sana, mari kita recap tahun 2023 kemaren yah (sebulan lalu Vici bilang supaya aku mulai harus rajin nulis jurnal akademik , biar kalo lagi ...

Menua, Menjadi Tua ...

  Oh hai… Malam ini, di tengah-tengah laptop yang lagi buka file bahan ajar, RPS dan revisi skripsi (gaya loe.. ), tetiba ada notif dari Nonon. Kenalin, Nonon ini adalah kawan di circle terdekat aku yang super duper kreatif. Dan tentunya, nonon ini adalah makhuk yang selalu mau aku ajak ngobrol ngalor-ngidul (termasuk selalu mau diajak ngobrolin dari mulai hal mistis sampe bahasan sejarah yang selalu bikin kawan lain pengen bubar jalan). Anyways… nonon ini punya blog , dan nulisnya rajin (nggak kayak aku). Karena notif dari Nonon ini, akupun terdistraksi, ya sudahlah… toh nggak setiap saat, otak juga butuh istirahat. Lepas magrib tadi nonon tiba-tiba tag aku di Instastorynya. Ternyata, isinya adalah screenshot tulisan yang pernah aku buat sebelas tahun lalu di Facebook. Yup, tulisan yang ditulis pada saat energi lagi banyak-banyaknya, hati lagi galau-galaunya, otak lagi mumet-mumetnya mikirin masa depan, haha Dan sejujurnya… aku kaget aku pernah nulis begituan, Hahaha… Ak...

Tentang Berlebaran (Mumpung Masih Syawal)

Sebenernya tulisan ini dirintis ditulis dari beberapa hari sebelum takbiran dan lebaran kemaren gegara efek dengerin podcastnya Milenial Islami di Inspigo. Waktu itu, kebetulan bahasannya lagi tentang berlebaran di luar negeri. Tapi akhirnya, tulisan ini baru bisa diselesaikan lima menit yang lalu dan di publish hari ini, berminggu-minggu setelah lebaran usai (yang penting masih bulan Syawal   kan yah, kan katanya bulan Syawal itu bulan banyak berkah makanya banyak yang nikah, eh ). Waktu itu males nerusin tulisan ini karena dunia perjagadmayaan keburu rusuh dan bikin gerah. Aku sempet uninstall Twitter dan Instagram untuk beberapa saat karena mumet liat makhluk Tuhan pada berantem terus gegara perhelatan copras-capres (Padahal percayalah kawan, berantem   khususnya berantem di medsos nggak bikin kita kenyang, yang ada jempol bareuh dan ngajebragan ) Jadi ceritanya begini, setelah lebih dari ribuan purnama aku hidup di dunia, baru di Lebaran taun ini aku baru ngerasain...

10 Years Challenge (In A More Serious Way)

My weeks have been very hectic lately … program studi lagi persiapan reakreditasi dan aku dapet tugas buat ngumpulin data dan nyusun borang. Seriously… kemarin-kemarin, rasanya waktu itu singkat banget, baru bangun tidur trus berangkat kerja, pulangnya malem, tidur, bangun lagi, kerja lagi, pulang malem lagi … gitu aja terus. Untungnya… di sela-sela ke- hectic -an itu masih ada temen-temen yang selalu siap diajak piknik cuma buat nge refresh diri biar tetep waras. Aku juga bersyukur karena Tuhan seolah selalu ngingetin kenapa pada akhirnya aku memilih pekerjaan ini dan love it so bad ! Anyways… Let’s talk about something else, shall we? Sebulan kemarin  dunia perjagadmayaan lagi heboh sama tanggar   10 years challenge . Sebagai penghuni dunia maya,  Aku juga ikutan buat seru-seruan. Tadinya pengen banget ngetawain diri sendiri yang mukanya dari dulu begitu-begitu aja. Artinya, itu muka emang nggak ada progress yang berarti sama sekali, haha…  Tapi tenan...

Memori tentang Trip: Winter Break, Venice!!!

(Disclaimer, ini kejadian tahun 2013 lalu, tapi berhubung yang nulis malesnya agak kebangetan, jadilah baru ditulis sekarang. Ceritanya buat nostalgiaan katanya) Dari Milan , kita naik kereta cepatnya Italia "Trenitalia Frecciarossa" menuju Venezia atau orang kenalnya dengan nama internasionalnya yaitu "Venice", kota romantis yang sering dijadiin tujuan penganten baru buat honeymoon, hehe... Waktu yang ditempuh dari Milan ke Venezia adalah sekitar dua jam setengahan. Di Venezia, kita tiba pukul 07.00 malaman. Dari terminal kita langsung ke hostel buat taro barang-barang. Tapi nggak langsung mandi karena kita mau lanjut jalan-jalan (padahal sejak berangkat dari Belanda kita belum ketemu mandi, haha..). Untungnya winter, jadi biarpun kita jalan terus, kita nggak banyak keringetan. Setelah taro barang kita langsung keluar dan jalan-jalan sekalian cari makan malam.  Boneka Santa yang gelantungan di sebrang hostel kita Kita cuma punya waktu satu malam aja di Venezia. Mak...

Memori tentang Trip: Winter Break, Benvenuto a Milano!

(Disclaimer, ini kejadian tahun 2013 lalu, tapi berhubung yang nulis malesnya agak kebangetan, jadilah baru ditulis sekarang. Ceritanya buat nostalgiaan katanya) Setelah kita duduk nyaman di kursi bis masing-masing, sore itu kita bersiap menuju Milan bersama ID Bus. Karena cukup lelah, aku lebih banyak terlelap di perjalanan. Aku nggak inget persis bis kita lewat mana aja. Yang aku ingat cuma pas sesekali aku bangun, kita itu lewat semacam jalan tol yang ada tulisan "Torino" nya. Yang terpikir di otakku saat itu adalah "Waahh.. lewat kandang Juventus nih". Menjelang dini hari, ID Bus kita berhenti di semacam rest area dekat-dekat Milan. Di sana ada cafe kecil namanya "Storie di Caffe". Karena kita terakhir makan itu kemarin siang menjelang sore, aku langsung bergegas pesan menu ikan+kentang goreng dan tentu saja cappucino. Entah kenapa menurutku saat itu, kopi di luar Belanda itu kok rasanya lebih enak aja. And btw , aku baru bener-bener tau rasa kopi yg ...